*uciuchyuchie*
Hai, ini aku. Ini area kekuasaanku dimana aku bisa mengekspresikan diri sesuka hati. Aku hanya ingin menulis apa yang ingin aku tulis dan menumpahkan apa yang ada dalam pikiranku. Yang jelas, please enjoyed my blog and have fun with this. cekidoooottt ;)
Jumat, 11 Juli 2014
Rindu Bocah Palestina
Aku baru saja melihat sebuah pemandangan yang sungguh sangat menyedihkan. Ketika aku baru saja melihat keceriaan anak-anak kecil yang kutemui semalam saat bermain kembang api, atau sekedar berlari berkejar-kejaran selepas tarawih. Dan sekarang aku disuguhkan dengan pemandangan bocah-bocah kecil Palestina tak berdosa yang harus dipaksa merasakan deru-deru rudal yang datang silih berganti. Merasakan sakitnya dentuman-dentuman bom atom yang menghantam tanah mereka. Ah, betapa pilunya keadaan mereka. Mereka yang tak bersalah dipaksa ikut merasakan kejamnya para zionis Israel yang telah kehilangan hati nuraninya. Ketika kami disini merasakan ketenangan dan kehangatan malam ramadhan, mereka harus terkaget oleh guncangan hebat dari rudal dan bom atom yang menderu. Mereka menangis, mereka bingung dengan apa yang terjadi. Mereka berfikir mengapa di bulan yang penuh berkah ini kami masih saja harus merasakan ketegangan yang mencekam. Kami ingin tenang menikmati bulan yang penuh hidayah ini. Kami ingin merasakan nikmatnya berbuka puasa dengan keluarga kami, dengan ayah kami, dengan ibu kami, dengan saudara-saudara kami. Kami ingin menikmati ketenangan sahur bersama mereka. Kami ingin menjalankan tarawih bersama mereka. Tapi, nyatanya ayah kami pun belum jg pulang. Dimana kau ayah? Aku disini menantimu bersama ibu dan saudara-saudara yang lainnya. Kami ingin ini semua segera berakhir. Kami ingin suara-suara rudal itu berganti dengan suara kembang api yang indah. Kami ingin rumah, masjid, dan sekolah kami yang telah rata dengan tanah bisa berdiri dengan kokoh lagi. Kami ingin tidur tenang dalam dekapan ibu yang menghangatkan. Bukan dengan ketakutan dan kecemasan akan adanya rudal yang datang menghantam lagi. Begitu banyak ingin kami, tapi satu yang sangat kami inginkan. Sebuah kedamaian dan ketenangan dalam hidup di tanah kami ini.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar